YNFS-JEMBER.ID, Jember — Yayasan Nurul Furqon A’s Suttuhiyyah menggelar Kajian Subuh di Masjid Nurul Furqon, Jalan Srikoyo GG. Delima No. 7, Patrang, pada Selasa (5/5/2026) bertepatan dengan 28 Syawal 1447 H. Kajian yang berlangsung setelah Shalat Subuh hingga selesai ini mengangkat tema “Allah Melindungi Rumah-Nya” dengan pembahasan Surat Al-Fil (QS. Al-Fil: 1–5).
Kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Drs. Dafik, M.Sc., PhD, yang memberikan pemaparan mendalam mengenai makna dan pelajaran penting dari Surat Al-Fil. Surat ke-105 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari lima ayat ini mengisahkan peristiwa pasukan bergajah yang dipimpin oleh Abrahah ketika hendak menghancurkan Ka‘bah, namun Allah menggagalkan rencana tersebut dengan cara yang tidak terduga.
Dalam kajian disampaikan bahwa secara logika manusia, penduduk Makkah pada saat itu tidak memiliki kekuatan untuk melawan pasukan besar yang dilengkapi gajah. Namun Allah menunjukkan bahwa perlindungan terhadap rumah-Nya tidak bergantung pada kekuatan manusia, melainkan sepenuhnya berada dalam kuasa-Nya. Allah mengirim burung-burung kecil (ababil) yang membawa batu dari tanah yang terbakar, hingga pasukan tersebut hancur seperti daun-daun yang dimakan ulat.
Melalui kisah tersebut, jamaah diajak memahami beberapa pesan utama. Pertama, Allah Maha Kuasa dalam melindungi agama dan rumah-Nya. Kedua, sebesar apa pun kekuatan manusia tidak akan berarti jika berhadapan dengan kehendak Allah. Ketiga, kesombongan akan membawa kehancuran, sebagaimana yang dialami Abrahah yang merasa kuat dengan pasukannya.
Selain itu, dijelaskan pula bahwa Ka‘bah memiliki kedudukan yang sangat mulia sebagai pusat ibadah tauhid dan arah kiblat umat Islam, sehingga Allah sendiri yang menjaganya. Jamaah juga diingatkan untuk tidak takut dalam membela kebenaran, karena pertolongan Allah bisa datang melalui hal-hal yang tampak kecil dan lemah.
Dalam konteks kehidupan saat ini, pesan Surat Al-Fil juga relevan untuk menjaga fungsi masjid. Masjid tidak hanya dimuliakan secara fisik, tetapi juga harus dihidupkan dengan ibadah, ilmu, kebersamaan, serta semangat memakmurkan jamaah.
Sebagai penutup, kajian menegaskan bahwa sehebat apa pun kekuatan dunia tidak akan mampu mengalahkan kehendak Allah. Oleh karena itu, umat Islam diajak untuk terus menjaga iman, menjauhi kesombongan, memakmurkan masjid, serta meyakini bahwa pertolongan Allah selalu dekat bagi hamba yang menjaga agama-Nya.
Kajian Subuh ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi sarana memperkuat keimanan serta menambah pemahaman jamaah terhadap ajaran Al-Qur’an.
