Logo YNFS Original
YAYASAN

NURUL FURQON AS-SUYUTHIYYAH

Logo YNFS Text
Masjid Nurul Furqon Gelar Kajian Subuh Bertema “Hati-Hati Dosa Lisan dan Harta”

YNFS-JEMBER.ID, Jember — Yayasan Nurul Furqon As Suyuthiyyah melalui Masjid Nurul Furqon menyelenggarakan kegiatan Kajian Subuh dengan tema “Hati-Hati Dosa Lisan dan Harta”. Kajian ini merupakan refleksi dari Surat Al-Humazah, khususnya ayat pertama yang mengingatkan manusia agar menjauhi perilaku mengumpat, mencela, serta membanggakan harta secara berlebihan.

Kegiatan kajian ini dilaksanakan setiap hari setelah salat Subuh di Masjid Nurul Furqon, yang beralamat di Jalan Srikoyo GG. Delima No. 7 Patrang, Jember. Adapun pemateri dalam kajian ini adalah Prof. Drs. Dafik, M.Sc., Ph.D., yang menyampaikan pesan moral dan spiritual agar jamaah senantiasa menjaga lisan, membersihkan hati, serta menjadikan harta sebagai sarana kebaikan.

Dalam kajian tersebut, jamaah diajak untuk memahami bahwa dosa lisan, seperti ghibah, namimah, menghina, dan merendahkan orang lain, merupakan perbuatan yang dapat merusak hubungan antarsesama serta mendatangkan dosa besar di sisi Allah. Selain itu, kecintaan berlebihan terhadap harta juga menjadi pengingat penting agar manusia tidak terjebak pada kesombongan, kelalaian, dan merasa aman dari kematian.

Melalui refleksi Surat Al-Humazah, kegiatan ini menekankan bahwa harta tidak dapat menyelamatkan manusia dari kematian maupun azab Allah. Sebaliknya, harta seharusnya digunakan untuk memperbanyak sedekah, membantu sesama, serta menjadi amal jariyah yang bermanfaat di dunia dan akhirat.

Kajian ini juga mengangkat pesan tentang Hutamah, yaitu api neraka yang disebut dalam Surat Al-Humazah ayat 5–9. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam agar tidak meremehkan dosa kecil, terutama dosa yang bersumber dari lisan dan hati, karena keduanya dapat membawa dampak besar bagi keselamatan manusia di akhirat.

Panitia berharap kegiatan Kajian Subuh ini dapat menjadi sarana pembinaan rohani bagi jamaah dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan rutin tersebut, Masjid Nurul Furqon berupaya membangun kesadaran umat untuk menjaga lisan, memperbanyak sedekah, menghindari ghibah, serta memperbaiki diri sebelum terlambat.

Dengan mengusung pesan “Yang dibawa mati bukan harta, tapi amal dan kebaikan,” kajian ini mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan kehidupan sebagai kesempatan memperbanyak amal saleh dan meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *